Suhaimi - Jakarta, Indonesia

Mantan Supir Taksi

Pertama kali saya mengenal bisnis ini dari seorang ibu yang menumpang taksi saya. Lalu si Ibu bertanya mengenai penghasilan saya sebagai supir taksi. Dengan jujur saya katakan bahwa itu tergantung keadaan. Jika ramai bisa dapat 50 ribu sehari, tetapi jika lagi sepi, hanya dapat 25 ribu sehari. Sang Ibu lalu menawarkan peluang untuk berpenghasilan antara 5 - 10 juta setiap bulan tanpa harus meninggalkan profesi Beliau sebagai supir taksi. Tanpa ragu sedikit pun saya langsung mau.

Saya lalu diundang untuk melihat lebih jauh, dan dari training-trainingnya saya berkenalan dengan orang-orang yang sudah sukses dan belajar bagaimana caranya melakukan bisnis ini.

Kendala pada saat itu cuma satu: tidak punya uang! Bahkan uang untuk beli makan siang pun tak punya! Ibu itu tersenyum dan berkata bahwa itu sama sekali tidak masalah. Beliau mengajarkan bagaimana caranya dalam 3 jam mengerjakan ini, dan luar biasa – dalam waktu 6 jam saya bisa menghasilkan Rp 4,2 juta saja dari dalam taksi saya !

Saya sungguh menikmati bisnis baru saya. Saya tidak perlu lagi rebutan penumpang sama taksi-taksi yang lain. Kini berkat sistem Bekerja Dari Rumah, saya sudah punya 2 taksi, anak saya baru saja membeli sepeda motor RX King dan harapan istri saya untuk renovasi rumah pun tercapai.

Dengan sistem ini, saya nggak perlu narik taksi lagi. Hanya dengan 1 jam saja, saya sudah dapat uang setoran sehari sih !

Saat ini rata-rata penghasilan saya setiap bulan berkisar antara Rp 18-22 juta.